
Keunggulan teknologi utamanya tercermin dalam tiga dimensi: Pertama, presisi atomisasi dapat dikontrol. Dengan menyesuaikan frekuensi dan daya ultrasonik, distribusi ukuran tetesan dapat dikontrol secara tepat untuk memenuhi persyaratan ketebalan lapisan nano-yang berbeda (biasanya mencapai ketebalan lapisan 10nm-10μm); kedua, keseragaman lapisannya tinggi. Tetesan tersebar di bawah aksi aliran udara, porositas lapisan kurang dari 1%, dan kekasaran permukaan dapat dikontrol pada Ra≤0.1μm; ketiga, tingkat pemanfaatan material yang tinggi. Tidak ada limbah percikan dalam proses atomisasi, dan tingkat pemanfaatan material dapat mencapai lebih dari 90%, jauh melebihi tingkat rata-rata 50%-60% penyemprotan tradisional, terutama cocok untuk pemanfaatan logam mulia dan bahan nano langka secara efisien.
Aplikasi Umum: Memberdayakan Peningkatan Teknologi di Berbagai Industri Penerapan peralatan pelapisan nano ultrasonik telah menembus beberapa bidang inti manufaktur kelas atas, menjadi dukungan utama bagi terobosan teknologi:
♦ Elektronik dan Informasi: Digunakan untuk pelapisan nano-pasifasi pada chip semikonduktor, pelapis konduktif pada papan sirkuit fleksibel, dan pelapis anti-reflektif/anti-sidik jari pada layar. Misalnya, dalam produksi layar OLED, pelapisan dengan nano-siloxane dapat meningkatkan ketahanan layar terhadap abrasi hingga 5 kali lipat, sekaligus mempertahankan transmisi cahaya lebih dari 95%.
♦ Energi Baru: Digunakan untuk pelapis nano-pada elektroda positif/negatif baterai litium-ion dan pelapis keramik pada separator, sehingga meningkatkan masa pakai dan keamanan siklus baterai; lapisan anti-fouling dan anti-reflektif pada modul fotovoltaik, meningkatkan efisiensi konversi fotolistrik sebesar 3%-5%; dan lapisan membran penukar proton pada sel bahan bakar hidrogen, mengoptimalkan efisiensi konduksi ion.
♦ Biomedis: Digunakan untuk pelapis antibakteri (seperti pelapis nano-perak dan nano-seng oksida) pada kateter medis dan perangkat medis implan, sehingga mengurangi risiko infeksi; nano-pelapis untuk pembawa pelepasan obat yang berkelanjutan, mencapai pelepasan obat yang tepat dan efek jangka panjang; dan pelapis lapisan sensitif untuk biosensor, meningkatkan sensitivitas dan stabilitas deteksi.
♦ Dirgantara: Lapisan pelindung suhu tinggi untuk bilah mesin pesawat terbang, lapisan anti-korosi untuk badan pesawat, dan lapisan anti-radiasi untuk panel surya satelit. Lapisan nano-dapat meningkatkan ketahanan aus bilah mesin lebih dari 10 kali lipat, memperpanjang masa pakai dan mengurangi biaya perawatan.
♦ Manufaktur kelas atas: Pelapis yang tahan aus dan gesekan-pengurang untuk komponen otomotif, pelapis anti gores untuk instrumen presisi, dan pelapis tahan air, tahan minyak, dan bernapas untuk tekstil. Misalnya, melapisi ring piston mesin otomotif kelas atas dengan lapisan nano-berlian dapat mengurangi koefisien gesekan sebesar 30%, sehingga meningkatkan penghematan bahan bakar.






