1. Prinsip -prinsip dasar teknologi ekstraksi ultrasonik
1.1 Efek kavitasi USG
Prinsip inti dari ekstraksi minyak esensial ultrasonik adalah dengan menggunakan efek kavitasi ultrasound. Ketika USG tinggi - frekuensi (biasanya 20 - 80kHz) merambat melalui media cair, siklus tekanan tinggi - bergantian dan rendah - dihasilkan. Pada tahap tekanan rendah, gelembung vakum kecil terbentuk dalam cairan; Pada tahap tekanan tinggi, gelembung -gelembung ini runtuh dengan cepat, menghasilkan suhu lokal yang sangat tinggi (sekitar 5000k) dan tekanan (sekitar 1000atm). Efek fisik drastis ini disebut "kavitasi".
1.2 Peran Efek Kavitasi dalam Ekstraksi
Gelombang kejut yang kuat dan microjet yang dihasilkan ketika gelembung kavitasi runtuh dapat:
• Hancurkan struktur dinding sel tanaman dan percepatan pelepasan isi sel
• Tingkatkan transfer massa dan promosikan penetrasi pelarut ke dalam matriks tanaman
• Meningkatkan kelarutan dan mempercepat difusi senyawa target menjadi pelarut
• Turunkan suhu ekstraksi dan lindungi panas - komponen sensitif
1.3 Efek Kimia USG - Ekstraksi Bantuan
Selain efek fisik, USG juga dapat menyebabkan reaksi kimia tertentu:
• Menghasilkan radikal bebas untuk mempromosikan pelepasan komponen tertentu
• Ubah polaritas pelarut untuk meningkatkan kelarutan komponen spesifik
• Percepat reaksi hidrolisis untuk melepaskan senyawa aromatik terikat

2. Komposisi sistem peralatan ekstraksi minyak esensial ultrasonik
Sistem Ekstraksi Minyak Esensial Ultrasonik Kelas Lengkap - biasanya terdiri dari bagian -bagian utama berikut:
2.1 Generator Ultrasonik
Sebagai inti dari sistem, ia bertanggung jawab untuk mengubah daya listrik menjadi sinyal listrik frekuensi tinggi. Parameter utama meliputi:
• Rentang frekuensi: 20 - 40kHz (40kHz umumnya digunakan untuk ekstraksi minyak atsiri)
• Output Daya: 500W - 5000W Disesuaikan
• Mode pulsa: Rasio waktu kerja/interval dapat diatur
• Fungsi Perlindungan: Overload, Overheating, Short Circuit Protection
2.2 Perakitan Transduser
Konversi energi listrik menjadi getaran mekanis, terutama dalam dua jenis:
Probe pencelupan: secara langsung dimasukkan ke dalam pembuluh reaksi, energi pekat, cocok untuk pemrosesan batch kecil
Sistem palung: Beberapa transduser dipasang di dinding luar bodi palung, cocok untuk pemrosesan aliran kontinu
2.3 Sistem Reaksi Ekstraksi
Termasuk:
Reaktor tekanan (biasanya 316L stainless steel atau titanium paduan)
Sistem Kontrol Suhu (Jaket Pendingin atau Perangkat Pemanasan)
Perangkat pengadukan (untuk meningkatkan efek pencampuran)
Sistem regulasi tekanan (untuk bantuan subkritis atau superkritis)
2.4 Sistem Pemisahan dan Pengumpulan
Posting - Langkah Pemrosesan Ekstraksi:
Perangkat filtrasi multi - tahap
Centrifuge
Peralatan Distilasi Molekuler
Sistem Pemulihan Kondensasi
2.5 Sistem Kontrol Otomatis
Peralatan modern biasanya dilengkapi dengan:
Antarmuka Kontrol PLC atau PC
Pemantauan Parameter Nyata - waktu (suhu, tekanan, daya, dll.)
Fungsi perekaman dan analisis data
Perangkat interlock keselamatan






